Header Ads

Hulman Menyakiti, RE.Membangun

LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Ketika RE.Siahaan menjabat RE.Siahaan selalu meminta masyarakat selalu memberi masukan untuk pembangunan kota Siantar. Tapi beda dengan Hulman Sitorus, yang sangat terlihat memimpin hanya untuk kepuasan orang-orang tertentu saja, dan masyarakat sangat merasakan beban atas kebijakannya.

 Naiknya retribusi tariff air minum yang dikelola PDAM Tirtauli Siantar juga dikutuk Torop. Katanya, naiknya retribusi air telah membodohi masyarakat dan sangat mencekik leher. Apalagi, alasan menaikkan tarif juga tidak masuk akal dan terkesan dipaksakan.


"Masalah ini belum final, kita harus menggugat Pemko dan PDAM Tirtauli karena ada indikasi korupsi dalam kebijakan itu,"tegasnya.Torop yang diwancarai Lintas Publik secara eksklusif, Rabu (22/1/2015),.

Lahirnya Perusda tidak transparan dan akuntabel, artinya anggaran yang dibutuhkan tidak terlihat jelas, apa program dan planingnya. Sampai sejauh ini kita belum melihat peta atau master plan pembangunan Pasar Melanthon Siregar, ini hanya akal-akalan saja. Lahirnya Perusahaan Daerah (Perusda) saya nilai belum layak di kota Siantar.

"Terbentuknya Perusda ini juga akan menemui banyak masalah. Dan hati - hati, kedepan ini akan jadi temuan karena banyak teka - teki dalam pembentukannya,"katanya.

Sambil menikmati kopi hangat, Torop lagi - lagi menyesalkan kepemimpinan Hulman yang dinilai kaku berkomunikasi dengan masyarakatnya. Hal itu dibuktikan dengan tidak maksimalnya pemakaian rumah dinas Wali Kota di jalan MH Sitorus.

Padahal, katanya, rumah tersebut telah banyak memakan anggaran yang ditampung dalam APBD, seperti biaya perawatan yang dianggarkan tiap tahun. Lagian, rumah dinas itu memang sangat wajar ditempati Hulman sehingga masyarakat tidak ragu saat bertamu atau beraudiensi.

Lanjutnya, kedepan sosok Wali Kota Siantar harus punya terobosan dan benar - benar punya program memajukan kota ini dan memakmurkan masyarakatnya. Lihat pembangunan yang ditinggalkan RE.Siahaan semuanya dapat terlihat jelas, baik Jalan Vihara, Penataan Taman Bunga, RS. Djasamen dan lainnya.

"Jadi tidak cukup hanya pintar cakap dan nyanyi di acara - acara, RE Vs Hulman, Jauhlah .. , Hulman menyakiti rakyat, sementara ketika itu, RE.Siahaan ngebut untuk membangun,"ujarnya seakan menyindir apa yang sudah dilakukan Hulman menjelang periodenisasi.tim/LP/t

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.