Bubarkan KNPI Siantar!!!!
![]() |
Mahasiswa saat demo menuntun keadilan bagi seorang petugas penjaga gedung KNPI Siantar, di Kantor DPRD jalan Adam Malik Pematangsintar, Selasa ( 9/6/2015 ) |
LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Aksi solidaritas BEM FKIP USI,PMKRI serta MPR
(Mahasiswa Pro Rakyat) menuntut agar KNPI dibubarkan, karena telah melakukan
pengusiran kepada bapak Chaidir Siregar dan keluarganya yang telah mengabdi
selama 9 tahun sebagai penjaga gedung KNPI. Puluhan para pendemo ini menuding
bahwa pengurus KNPI tidak berpihak kepada kaum marginal,tertindas seperti yang
dialami bapak Chaidir Siregar.
"Memang secara de facto bapak Chaidir Siregar bukan penjaga gedung KNPI, tetapi secara fakta, bapak itu telah bertugas selama 9 tahun tanpa diupah sekalipun,"tutur Bilson Panjaitan,Selasa (09/06/2015) di halaman kantor DPRD Kota Pematangsiantar,sekira pukul 10.00 Wib.
"Memang secara de facto bapak Chaidir Siregar bukan penjaga gedung KNPI, tetapi secara fakta, bapak itu telah bertugas selama 9 tahun tanpa diupah sekalipun,"tutur Bilson Panjaitan,Selasa (09/06/2015) di halaman kantor DPRD Kota Pematangsiantar,sekira pukul 10.00 Wib.
Bilson menceritakan, sekitar tahun 2005 dan tahun 2006 ketua KNPI yang masa itu dijabat bapak Polin Sinaga melalui pengurusnya memintakan kepada Bapak Chaidir Siregar dan keluarganya untuk tinggal di gedung KNPI sebagai penjaga gedung serta bertanggung jawab membersihkan lingkungan yang saat itu sangat jorok, kumuh dan sering digunakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk tempat mesum.
Beberapa hari belakangan ini, pengurus KNPI yang masih aktif memintakan kepada Bapak Chaidir untuk segera meninggalkan gedung KNPI dalam tempo 2 minggu dengan alasan gedung akan digunakan oleh pengurus KNPI "Tindakan yang dilakukan oleh pengurus KNPI tersebut merupakan tindakan yang tidak manusiawi, padahal beberapa pengurus KNPI berasal fari organisasi-organisasi kepemudaan yang aktif di bidang sosial dan beberapa juga merupakan anggota legislatif yang sedang menjabat.
Namun masih tega untuk melakukan perampasan hak dan penggusuran terhadap rakyat miskin,"uajr Alfian Parhusip selaku koordinator aksi. Karena itu, pihaknya memintakan batalkan penggusuran penjaga gedung KNPI kota Pematangsiantar, bayarkan upah kepada bapak Chaidir Siregar, serta ganti rugi atas jasa yang selama ini dalam menjaga gedung KNPI kota Pematangsiantar.
Penulis : franki
Editor : tagor
Tidak ada komentar