Header Ads

Dengungkan Pilkada Damai, Pj Walikota Temui Bishop GKPI dan Ephorus HKI

LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Sebagai kota yang multikultural dari aspek agama dan etnik, Pematangsiantar harus bisa menjadi barometer tentang kerukunan dalam masyarakat. Apalagi saat ini menjelang Pilkada serentak, yang harus bisa berjalan damai, aman dan demokratis.
Memang, selama ini tak pernah ada gesekan bernuansa SARA (suku, ras, agama dan antar golongan).
Pj walikota Siantar Eddy Sofyan bersama pimpinan gereja HKI
"Kondisi inilah yang harus tetap kita pelihara bersama, sehingga antara pemerintah dan gereja perlu saling mendukung dan membangun komunikasi yang harmonis,"ungkap Pj.Walikota, saat bersilaturahmi dengan dua pimpinan gereja yang berkantor pusat di Pematangsiantar, Kamis (29/10/2015).
Kepada Bishop Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Pdt. Oloan Pasaribu, MTh didampingi Sekjen Pdt.Rosininta Hutabarat,MTh, yang ditemui di kantornya Jl.MH.Sitorus menjelaskan panjang lebar tentang berbagai pokok-pokok pikiran bagaimana membangun Pematangsiantar kedepan. Khusunya bagaimana menciptakan suasana yang aman dan damai menjelang Pilkada serta penataan kota yang sudah terlihat semraut.
Merespon ajakan Pj.Walikota, Bishop memberikan statemen agar para pihak-pihak terkait dengan Pilkada, jangan menjadi sumber masalah.
"Ibaratnya, api jangan datang dari air. Karena jika api sudah berasal dari air, dengan apa lagi ia akan dipadamkan? Untuk itulah, kita harus bisa mendeteksi sejak dini setiap potensi persoalan yang ada sehingga dengan cepat pula mengatasinya," ujar Bishop.
Pj. walikota Siantar Eddy Sofian bersama Bishop GKPI
Berikutnya, Pj Walikota menemui Ephorus Huria Kristen Indonesia (HKI) Pdt.M.Pahala Hutabarat,MTh didampingi Kepala Departemen Marturia, Pdt.Jansen Simanjuntak di kantornya Jl.Melanthon Siregar.
Kedua pimpinan gereja, pada intinya sangat mengapresiasi langkah Pj Walikota membangun komunikasi dengan pimpinan agama-agama.
"Karena bagaimana pun juga, antara gereja dengan negara tak bisa dipisahkan, tetapi harus saling mendukung karena tugasnya sama-sama melayani masyarakat. Hubungan yang harmonis dan sinergis harus senantiasa dikedepankan, sehingga tidak terjadi sebagaimana insiden di Singkil," ujar Ephorus HKI.



Penulis : franki Editor : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.