Kepentingan Politik Kecil, Hulman Sitorus Tak Berniat Rebut Ketua Demokrat Siantar
LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Hulman Sitorus yang menjabat sebagai ketua DPC Partai Demokrat Kota Pematangsiantar Periode 2011-2016 akan segera berakhir.
Namun, Hulman menegaskan tidak akan bertarung untuk merebut posisi partai berlambang Mercy itu untuk periode berikutnya. Baik kalah maupun menang dalam Pilkada Kota Pematangsiantar yang mengalami penundaan.
Alasanya, Hulman mementingkan regenerasi baik dari internal maupun eksternal yang memiliki kemauan membesarkan partai.
"Pemilihan nanti dilakukan serentak, begitu di musda (tingkat provinsi),besoknya langsung berurutan muscabnya (kabupaten/kota. Sampai sekarang, saya tak berniat untuk maju kembali, bahkan saya telah mengumpulkan seluruh PAC (Pimpinan Anak Cabang) untuk mencari figur siapa saja.Mau figur internal siapa, figur eksternal siapa.Dan itu tidak akan dicampuri olehnya. Setelah ada keputusan bulat, dirinya bersama-sama unsur PAC akan segera menghadap ke tingkat Dewan Pimpinan Daerah dan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat"kata Hulman Sitorus yang juga mantan walikota Pematangsiantar periode 2010-2015, Rabu (15/6/2016).
Selain itu, alasan Hulman melepas ketua Partai Demokrat Kota Pematangsiantar,karena tidak lagi memliki kepentingan politik. Sebab, bila terpilih nanti sebagai walikota untuk periode kedua, alhasil tidak ada hasrat politik, kecuali mau mencalon menjadi Gubernur Sumatera Utara. Untuk itu, ada baiknya dicari figur yang berkeinginan mau kepala daerah.
"Kepentingan politik saya sudah kecil, jadi tidak mungkin saya menjalankan itu dengan baik. Kita cari dong, siapa yang ke depannya berkeinginan lagi kepala daerah,"ujar Hulman.
Di akhir wawancaranya, dia berharap figur yang nanti menduduki ketua Partai Demokrat Kota Pematangsiantar yang setidaknya biasa menyamai prestasi dia.
"Selama saya ketua, 6 kursi dari Partai Demokrat duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Jadi, siapa pun ketua harus bisa lebih dari 6 kursi,"katanya.
Penulis : franki
Editor : tagor
Namun, Hulman menegaskan tidak akan bertarung untuk merebut posisi partai berlambang Mercy itu untuk periode berikutnya. Baik kalah maupun menang dalam Pilkada Kota Pematangsiantar yang mengalami penundaan.
Alasanya, Hulman mementingkan regenerasi baik dari internal maupun eksternal yang memiliki kemauan membesarkan partai.
![]() |
Hulman Sitorus (baju hitam) bersama Carles gultom. |
Selain itu, alasan Hulman melepas ketua Partai Demokrat Kota Pematangsiantar,karena tidak lagi memliki kepentingan politik. Sebab, bila terpilih nanti sebagai walikota untuk periode kedua, alhasil tidak ada hasrat politik, kecuali mau mencalon menjadi Gubernur Sumatera Utara. Untuk itu, ada baiknya dicari figur yang berkeinginan mau kepala daerah.
"Kepentingan politik saya sudah kecil, jadi tidak mungkin saya menjalankan itu dengan baik. Kita cari dong, siapa yang ke depannya berkeinginan lagi kepala daerah,"ujar Hulman.
Di akhir wawancaranya, dia berharap figur yang nanti menduduki ketua Partai Demokrat Kota Pematangsiantar yang setidaknya biasa menyamai prestasi dia.
"Selama saya ketua, 6 kursi dari Partai Demokrat duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Jadi, siapa pun ketua harus bisa lebih dari 6 kursi,"katanya.
Penulis : franki
Editor : tagor
Tidak ada komentar