Header Ads

Pelatih Beladiri di Siantar Sepakati Pemberantasan Begal Dengan Kepolisian

LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Para pendekar ( Pelatih Beladiri) yang tergabung di Siantar Black Belt Community (SBBC)  dari berbagai perguruan dan aliran beladiri, akan membantu pihak kepolisian Kota Siantar menangulangi kejahatan jalanan, seperti begal maupun jambret.

Hal ini terungkap ketika keluarga besar SBBC mendatangi Mapolres Pematangsiantar di Satuan Reserse Kriminal Polres Siantar.

Keluarga besar SBBC langsung ditrima Kasat Reskrim, AKP Restuadi dan KBO Reskrim, Iptu J Simanjuntak, Selasa (10/10/2017) pagi.

BACA JUGA  Darurat Narkoba, Ini Pesan Para Pendekar Kepada Presiden, Kapolri, BNN, Menpora, dan Mendikbud
Keluarga Besar SBBC bersama AAKP. Restu Adi Kasat Reskrim dan
 KBO Reskrim, Iptu J Simanjuntak 
Kesepakatan yang nantinya dituangkan adalah bentuk kerja sama antara pengurus SBBC dan pihak kepolisia untuk membantu mengamankan pelaku kejahatan bila terjadi didepan mata dan tertangkap tangan menunggu petugas kepolisian datang kelokasi.

Disamping itu, pengurus SBBC mau memberikan pertolongan terhadap korbannya yang mengalami luka-luka akibat dijambret dan dibegal, serta menginformasikan keberadaan pelaku sehingga secepatnya dapat tertangkap.

Ketua SBBC, Ellie Jhon mengatakan, selama ini banyak warga yang telah menjadi korban penjambretan dan pembegalan, seperti yang diunggah lewat media sosial, terlebih khususnya terjadi di Kota Siantar.

Berawal dari kegundahan ini, pengurus SBBC sepakat membuka diri membantu kepolisian dalam memberantas aksi kejahatan di jalanan seperti jambret dan pembegalan.

"Kerja sama ini kita mulai dari Polres Siantar dan nantinya kita juga audensi dengan Polres Simalungun sebagai bentuk kerja sama memberantas kejahatan jalanan. Inilah bentuk kepedulian SBBC agar Siantar-Simalungun aman dari aksi penjambretan dan begal, kita berharap dengan adanya SBBC membantu kepolisian,  kita harapkan keamanan begal maupun jambret dapat diatasi," tuturnya.

BACA JUGA  Pelatih SBBC Minta Menteri Olahraga Pertandingan Beladiri di Gala Desa

Para Pelatih Beladiri yang tergabung di SBBC saat berbincang maraknya Begal dan jambret
dan cara penangulannya bersama pihak Polresta Pematangsiantar.
Kasat Reskrim, AKP Restuadi, sangat mengapresiasi semua pihak-pihak yang peduli dalam membantu tugas kepolisian. Seperti halnya SBBC yang siap untuk membantu 'menghabiskan' aksi penjambretan dan pembegalan di Kota Siantar.

Restuadi, berpesan kepada pengurus SBBC apabila ada pelaku yang tertangkap tangan didepan mata, agar tidak main hakim sendiri.

"Siapa saja bisa menangkap pelaku kejahatan asal tidak main hakim sendiri. Setidaknya SBBC mau menginformasikan bila ada kejadian jambret serta memberitahukan keberadaan pelakunya. Kita juga akan buat grup Whatsapp (WA) agar informasi cepat diberikan," tutup Restuadi.

Informasi yang diterima lintaspublik.com, ada ratusan pelatih beladiri yang tergabung di SBBC ini mulai dari TAKO, Judoka Kungfu Indonesia (JKI Teladan ), Wushu Champion Sport, Taekwondo, Silat, Judoka Kungfu Wushu Indonesia (JKWI), Wing Chun, Kungfu Naga Sakti, Youngmudo, dan lainnya.

LIHA JUGA VIDEO DI BAWAH INI



Penulis         : franki
Editor           : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.