Header Ads

Walikota Siantar dr. Susanti Dewayani : Pemerintah Kota Siantar tak Bisa Kerja Sendiri

SIANTAR, Pasca dilantik Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menjadi Wali Kota Pematang Siantar definitif, Senin (22/8/2022) pagi, dr Susanti Dewayani SpA langsung kembali ke Kota Pematang Siantar. Acara penyambutan berlangsung di rumah dinas wali kota, Jalan MH Sitorus Kelurahan Teladan Kecamatan Siantar Barat. Di rumah dinas, Wali Kota Susanti disambut dengan prosesi sesuai adat Simalungun.

BACA JUGA  Mengenal Raja Siantar ke-15, Ada Sumur Tua dan Makam Istri Raja Sang Naualuh Damanik.

dr Susanti dalam sambutannya mengucapkan syukur atas pelantikan dirinya sebagai Wali Kota Pematang Siantar. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bekerja sama membangun Kota Pematang Sianțar agar Bangkit dan Maju demi mewujudkan Pematang Siantar Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas.

"Saya dan Pemerintah Kota Pematang Sianțar tidak bisa bekerja sendirian. Dibutuhkan kerja sama kita semua. Dengan kerja sama, maka.segala persoalan akan bisa kita atasi," sebutnya.

BACA JUGA  Makam Islam dan Kristen Satu Tempat, Raja Siantar Ke-15 di Makamkan Disini

 

Sebelumnya, tokoh masyarakat yang juga Ketua DPP Senioren Himapsi Parlindungan Purba dalam sambutannya menyatakan dukungannya kepada Wali Kota Susanti.

Acara juga diisi dengan persembahan tarian dari Pemuda Merga Silima.(PMS).

Wali Kota Susanti tiba di Kota Pematang Siantar sekitar pukul 13.00 WIB, dan diarak menggunakan becak BSA dari perbatasan Kota Pematang Siantar-Kabupaten Simalungun, tepatnya dari Taman Siantar Man di Jalan Medan Kelurahan Tambun Nabolon Kecamatan Siantar Martoba, menuju rumah dinas Wali Kota Pematang Siantar.

Di perbatasan, sekitar 40 unit becak BSA sudah menanti kedatangan Wali Kota Susanti. Ketika Wali Kota Susanti tiba,

Begitu tiba, Wali Kota Susanti didampingi Ketua Dekranasda Pematang Siantar H Kusma Erizal Ginting menuju salah satu becak BSA yang sudah menunggu. Dengan menumpang becak tersebut, keduanya diarak menuju rumah dinas wali kota. rel/tag/t

BACA JUGA  Pro Kontra Tugu Raja Siantar, Ini Sekilas Sejarah di Lapangan H. Adam Malik


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.